Mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Mandalika Sukses Gelar Seminar Nasional

Hadir sebagai pembicara utama, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si., 


VOICENTB/MATARAM,– Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Pendidikan Mandalika sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan yang diinisiasi oleh para mahasiswanya. Mengangkat tema krusial “Sinkronisasi Teknologi Pendidikan dalam Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” forum akademik ini menyoroti pentingnya integrasi teknologi secara menyeluruh demi menghapus kesenjangan kualitas pendidikan di Indonesia. (13/6)


Seminar nasional ini menghadirkan jajaran pakar, akademisi, serta praktisi pendidikan secara nasional. Sorotan utama tertuju pada arah kebijakan digitalisasi pendidikan yang selaras dengan pemerataan akses di seluruh penjuru negeri, khususnya dalam mendukung ekosistem pembelajaran yang inklusif.


Hadir sebagai pembicara utama, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si., menegaskan bahwa cara pandang terhadap teknologi di ruang kelas harus diubah total. Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu opsional atau kosmetik visual semata.


“Tidak boleh ada pandangan bahwa Teknologi Pendidikan hanya sebagai pelengkap, semua memiliki peran masing-masing dalam ekosistem pendidikan untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang bermutu,” tegas Dr. Mariman Darto saat memaparkan materinya.


Ia menambahkan bahwa sinkronisasi antara kesiapan infrastruktur, platform digital, dan kompetensi tenaga pendidik adalah kunci utama. Ekosistem pendidikan yang kuat hanya akan tercipta ketika teknologi diposisikan sebagai pilar strategis, bukan sekadar pelengkap administratif.


“Saya berharap ilmu teknologi pendidikan menjadi instrumen penting satu kesatuan dalam ekosistem pendidikan. Memperluas akses informasi, meningkatkan efisiensi pengajaran, dan menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif” sambungnya.


Ketua Panitia Seminar Nasional Hero Prama Satria menyatakan bahwa agenda ini lahir dari kegelisahan mahasiswa melihat tantangan transformasi digital di daerah. Melalui seminar ini, diharapkan lahir ide-ide segar dan rekomendasi taktis mengenai bagaimana kurikulum dan inovasi teknologi dapat diadopsi secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.


Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi diskusi panel dan penyerahan plakat piagam penghargaan kepada Narasumber. Diharapkan, poin-poin sinkronisasi yang dibahas dalam seminar ini dapat menjadi stimulus bagi pemangku kebijakan, guru, serta pegiat literasi digital dalam mendorong akselerasi pendidikan bermutu yang merata di Indonesia.

Lebih baru Lebih lama